CARA
MENGHITUNG TINGKAT PERTUMBUHAN
Perhitungan
pendapatan nasional secara ini memungkinkan tingkat pertumbuhan ekonomi secara
langsung di hitung dari data pendapatan nasional rill yang tersedia. Formula
yang akan digunakan untuk menentukan tingkat pertumbuhan ekonomi ialah :
g = (PN rill1- PN rill 0)/(PN rill0 )
g = (PN rill1- PN rill 0)/(PN rill0 )
dimana
g = tingkat pertumbuhan ekonomi
PNriil1 = pendapatan nasional untuk tahun dimana tingkat pertumbuhan ekonominya
dihitung.
PNriil0 = pendapatan nasional pada tahun berikutnya
untuk menentukan tingkat pertumbuhan ekonomi perhitungan harus dilakukan dengan dua cara yaitu :
PNrilla = 100/HIa x PN masa ini
untuk menentukan tingkat pertumbuhan ekonomi perhitungan harus dilakukan dengan dua cara yaitu :
PNrilla = 100/HIa x PN masa ini
dimana
HIa = indeks harga atau pendeflasi pendapatan nasional (GNP deflator )
PN = pendapatan nasional
contoh soal :
contoh soal :
Pada
tahun 2007 pendapatan nasional rill adalah Rp 150,2 triliun sedangkan pada
tahun 2008 nilai nya telah meningkatkan kepada Rp 158,8 triliun. Dengan
demikian tingkat pertumbuhan yang dicapai Negara itu adalah :
g2007 = (158,8-150,2 )/150,2 x 100 = 5.7 persen
g2007 = (158,8-150,2 )/150,2 x 100 = 5.7 persen
contoh soal :
pada tahun 2002 produk domestic bruto menurut harga yang berlaku Rp 198,4 triliun dan pada tahun 2003 nilainya telah menjadi Rp 224,7 triliun, indeks harga tahun 2002 adalah 152 dan dalam tahun 2003 harganya 160 . dengan data seperti terlebih dahulu harus dihitung pendapatan nasional rill tahun 2003, yaitu :
PN – rill2003 = 152/160 x Rp 224,7 triliun = 213,4 triliun
Dengan demikian sekarang kita telah dapat menghitung tingkat ekonomi pada tahun 2003 :
Tingkat pertumbuhan eko
Konsep
pendapatan nasional
-
PNB/GNP (Produk Nasional Bruto/Gross Nasional Product)
PNB
adalah seluruh nilai produk barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat suatu
Negara dalam periode tertentu, biasanya satu tahun, termasuk didalamnya barang
dan jasa yang dihasilkan oleh masyarakat Negara tersebut yang berada di luar
negeri.
Rumus
GNP
= GDP – Produk netto terhadap luar negeri
-
NNP (Net National Product)
NNP
adalah jumlah barang dan jasa yang dihasilkan oleh masyarakat dalam periode
tertentu, setelah dikurangi penyusutan (depresiasi) dan barang pengganti modal.
Rumus
:
NNP
= GNP – Penyusutan
-
NNI (Net National Income)
NNI
adalah jumlah seluruh penerimaan yang diterima oleh masyarakat setelah
dikurangi pajak tidak langsung (indirect tax)
Rumus
:
NNI
= NNP – Pajak tidak langsung
-
PI (Personal Income)
PI
adalah jumlah seluruh penerimaan yang diterima masyarakat yang benar-benar
sampai ke tangan masyarakat setelah dikurangi oleh laba ditahan, iuran
asuransi, iuran jaminan social, pajak perseorangan dan ditambah dengan transfer
payment.
Rumus
:
PI
= (NNI + transfer payment) – (Laba ditahan + Iuran asuransi + Iuran jaminan
social + Pajak perseorangan )
-
DI (Disposible Income)
DI
adalah pendapatan yang diterima masyarakat yang sudah siap dibelanjakan oleh
penerimanya.
Rumus
:
DI
= PI – Pajak langsung
Perhitungan
Pendapatan Nasional
a.
Metode Produksi
Pendapatan
nasional merupakan penjumlahan dari seluruh nilai barang dan jasa yang
dihasilkan oleh seluruh sector ekonomi masyarakat dalam periode tertentu
Y
= [(Q1 X P1) + (Q2 X P2) + (Qn X Pn) ……]
b.
Metode Pendapatan
Pendapatan
nasional merupakan hasil penjumlahan dari seluruh penerimaan (rent, wage,
interest, profit) yang diterima oleh pemilik factor produksi adalam suatu
negara selama satu periode.
Y
= r + w + i + p
c.
Metode Pengeluaran
Pendapatan
nasional merupakan penjumlahan dari seluruh pengeluaran yang dilakukan oleh
seluruh rumah tangga ekonomi (RTK,RTP,RTG,RT Luar Negeri) dalam suatu Negara
selama satu tahun.
Y
= C + I + G + (X – M)
nomi = (213,4-198,4)/198,4 x 100 = 7,5
persen
Tidak ada komentar:
Posting Komentar